Senin, 15 Desember 2014

Lowongan Kerja

LOWONGAN KERJA

PT. HADENA INDONESIA

DIBUTUHKAN TENAGA KERJA UNTUK PENGELEMAN
BENANG TEH CELUP HERBAL
YANG DAPAT DIKERJAKAN DI RUMAH SEBAGAI PEKERJAAN SAMPINGAN

PENGHASILAN
1 KOTAK UPAHNYA Rp 50.000,-
10 KOTAK = Rp 500.000,-
ISI 1 KOTAK 100 HELAI BENANG
BAHAN DISEDIAKAN OLEH PERUSAHAAN

PERSYARATAN
1.      TERBUKA UNTUK UMUM (IBU RUMAH TANGGA, MAHASISWA, PEGAWAI, DAN PENGANGGURAN)
2.      PRIA DAN WANITA (TUA DAN MUDA)
3.      BAWA FOTOCOPY KTP/ KARTU PELAJAR/ IDENTITAS LAINNYA

BAGI YANG BERMINAT SILAHKAN HUBUNGI GMS KAMI
NAMA : NURMAH
NO. HP : 082377212400 (SMS)


Selasa, 09 September 2014

Surat Penolakan Pilkada melalui Anggota DPRD.

Perihal   : Penolakan Pilkada melalui 
                 Anggota DPRD.

Kepada yth.
Bapak Ketua Komisi II DPR-RI
Di-
       Jakarta

Dengan hormat,
Bersama surat ini kami selaku akademisi mewakili suara rakyat Indonesia khususnya masyarakat Jambi. Kami ingin menyampaikan aspirasi kepada Bapak Ketua Komisi II DPR-RI menanggapi adanya wacana sebuah perubahan besar tentang pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Bupati dan Walikota) dari yang secara langsung dipilih oleh rakyat menjadi dipilih kembali oleh anggota DPRD sebagaimana yang pernah dilakukan negara Indonesia ini sebelumnya, kami rasa kurang tepat bahkan sebuah kemunduran demokrasi.
Pemilihan Kepala Daerah melalui lembaga DPRD sangat bertentangan dengan rasa demokratis, melanggar Hak Asasi Manusia (HAM) rakyat untuk melanyalurkan aspirasi secara Langsung, Umum, Bebas, Rahasian dan Jujur serta Adil (LUBER dan Jurdil) untuk memiliki pemimpin dalam hal ini Kepala Daerah (Bupati dan/atau Waalikota) yang sesuai dengan hati nurani rakyat.
Jika pemerintah dalam hal ini DPR-RI menganggap gagalnya pelaksanaan pemilihan Kepala Daerah (Bupati dan Walikota) secara demokratis beralaskan kepada ekses negatif yang tengah berkembang beberapa waktu terakhir, menurut kami selaku akademisi, rakyat biasa hal tersebut tidaklah cukup. Karena adanya wacana untuk mengembalikan pemilihan Kepala Daerah (Bupati dan Walikota) untuk dipilih oleh anggota DPRD merupakan langkah mundur dari sistem demokrasi negara Indonesia. Seharusnya langkah yang ditempuh adalah mencari akar permasalahannya untuk dilakukan perbaikan, dan bukan mengembalikan sistem pemilihan kepada ketidak demokratisan. Tidak ada jaminan kembalinya pemilihan Kepala Daerah melalui lembaga DRPD akan jauh lebih baik, tidak bersifat otoriter dan terhindar dari politik uang.
Sebagai pengamat pelaksanaan otonomi daerah, akademisi dan rakyat biasa, kami berpendapat agar secara terus-menerus dilakukan pendidikan, sosialisasi politik dan demokrasi kepada rakyat, utamanya kepada para  kandidat yang bersaing agar meraka siap menang ataupun kalah, untuk menghindari ekses-ekses negatif. Hal ini dalam rangka demi memperkuat sistem demokrasi dan perbaikan kualitas Pilkada di negara Indonesia tercinta.
Sebab Bupati dan Walikota yang berhubungan secara langsung dengan rakyat yang berada di daerahnya, sesuai makna demokrasi (dari, oleh dan untuk rakyat), melalui Kepala Daerahlah aspirasi rakyat dapat tersalurkan, didengar dan demi terlaksananya otonomi untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat setempat sesuai peraturan perundang-undangan) dengan baik.
Untuk itu, melalui surat ini, kami berharap kiranya Komisi II DPR RI dapat memperjuangkan agar sistem pemilihan Kepala Daerah tetap dipertahankan bahwa Kepala Daerah terutama Bupati dan Walikota tetap dipilih langsung oleh rakyat, karena rakyatlah yang akan merasakan kepemimpinan dari Kepala Daerah tersebut, sehingga sangat wajar jika rakyat pula yang menentukan siapa pemimpin yang akan mereka pilih.
Demikian surat ini saya/kami sampaikan, atas perhatian Bapak/Ibu anggota Komisi II DPR-RI , kami ucapkan banyak terima kasih.


Hormat Saya

ttd 

Nurmah

Tembusan:

-       Menteri Dalam Negeri (Mendagri)

Jumat, 07 Februari 2014

BANK SOAL BIOLOGI

BANK SOAL
BIOLOGI
UNTUK PERSIAPAN MASUK UAS, UN & PERGURUAN TINGGI

(SMBTN, AKBIT, KEDOKTERAN, DLL)

Plus Kunci Jawaban & Pembahasan

Keunggulan
Bank soal ini, merupakan upaya untuk memberikan panduan, acuan serta prediksi soal-soal yang akan dikeluarkan oleh Dinas/Kementerian  Pendidikan dan Kebudayaan maupun pihak terkait dalam menghadapi ujian nasional (UN) bagi siswa-siswi SMA/sederajat dan dalam menghadapi ujian seleksi masuk perguruan tinggi. Buku ini juga memuat pembahsan dari soal-soal, guna untuk  menambah pemahaman serta kemampuan dalam menyelesaikan soal-soal dengan benar bagi peserta ujian mengenai materi khusus mata pelajaran Biologi ini.
Penulis melakukan penelitian terhadap soal-soal ujian mata pelajaran Biologi yang selalu dikeluarkan oleh Dinas/Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan atau pihak yang bersangkutan selama 10 tahun berturut-turut. Soal-soal yang ada tersebut selalu dikeluarkan, oleh karena itu penulis menyimpulkannya.
Hanya dengan harga Rp. 35.000,-           
NB:
Bagi yang berminat silahkan hubungi langsung E-mail atau liainikamenulis@gmail.com, FB Liainika Menulis, Twitter @lianikamenulis

DAFTAR ISI

Soal-soal                                                                                                     
Bagian I          : Bekerja Dengan Sikap Ilmiah
Bagian II         : Keanekaragaman Hayati
Bagian III       : Virus, Monera Dan Protista
Bagian IV       : Fungi Dan Plantae
Bagian V         : Kingdom animalia
Bagian VI       : Ekosistem
Bagian VII      : Pelestarian lingkungan dan sumber daya alam
Bagian VIII    : Sel jaringan
Bagian IX       : Sistem gerak pada manusia
Bagian X         : Sistem peredaran darah
Bagian XI       : Sistem pencernaan makanan
Bagian XII      : Sistem respirasi
Bagian XIII    : Sistem eksresi
Bagian XIV    : Sistem saraf.
Bagian XV      : Sistem reproduksi
Bagian XVI    : Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
Bagian XVII   : Metabolisme
Bagian XVIII  : Hereditas         
Bagian XIX    : Mutasi
Bagian XX      : Evolusi
Bagian XXI    : Bioteknologi

Kunci Jawaban
Bagian I          : Bekerja Dengan Sikap Ilmiah
Bagian II         : Keanekaragaman Hayati
Bagian III       : Virus, Monera Dan Protista
Bagian IV       : Fungi Dan Plantae
Bagian V         : Kingdom animalia
Bagian VI       : Ekosistem
Bagian VII      : Pelestarian lingkungan dan sumber daya alam
Bagian VIII    : Sel jaringan
Bagian IX       : Sistem gerak pada manusia
Bagian X         : Sistem peredaran darah
Bagian XI       : Sistem pencernaan makanan
Bagian XII      : Sistem respirasi
Bagian XIII    : Sistem eksresi
Bagian XIV    : Sistem saraf
Bagian XV      : Sistem reproduksi
Bagian XVI    : Pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan
Bagian XVII   : Metabolisme
Bagian XVIII : Hereditas 126
Bagian XIX    : Mutasi
Bagian XX      : Evolusi
Bagian XXI    : Bioteknologi

Sabtu, 31 Agustus 2013

lomba menulis makna puisi

Lomba Menulis Makna Puisi “Kuasa-Mu” By Liainika Menulis (DL: 30 September 2013)

Puisi merupakan salah satu sarana bagi seseorang untuk mengungkapkan isi hati yang sedang atau telah dirasakan dengan rangkaian kata-kata indah sebagai kiasan. Dari setiap kata yang dikiaskan oleh penulisnya tentulah memilik makna yang tersirat.
Persyratan lomba makna puisi :
Peserta adalah seluruh masyarakat Se-Indonesia tanpa batas usia di dalam maupun di luar negeri.
Melampirkan Riwayat Hidup + Identitas yang masih berlaku.
Judul makna bebas yang penting tidak lepas dari tema dan isi puisi yang disediakan
Naskah ditulis dalam Bahasa Indonesia yang benar sesui EYD (Ejaan Yang Disempurnakan)
Makna puisi haruslah sesuai dengan isi puisi, menarik, enak dibaca dan mudah dimengerti bagi pembaca dan tidak mengandung unsur SARA.
Jumlah halaman bebas (naskah makna di ketik spasi 1,5 pada kertas ukuran A4 (Font Times New Roman 12 pt dengan margin Kanan : 3 cm, Kiri : 4 cm, Atas : 3 cm, dan Bawah : 3 cm).

Lomba dibuka 1 September 2013, ditutup 30 September 2013

Naskah yang dilombakan merupakan karya asli (bukan jiplakan, terjemahan atau saduran), belum pernah dipublikasi dalam bentuk apa pun. Juga tidak sedang disertakan lomba serupa. Jika terjadi praktik plagiat, kemenangan karya dibatalkan dan dituntut secara hukum pelanggaran Hakcipta.

Setiap peserta dikenakan Uang Pendaftaran Rp 20.000,- ditransfer melalui Rek. Bank BNI Syariah 2250519898 a/n Nurmah

Naskah dikirim ke E-mail: liainikamenulis@gmail.com

Sertakan scan bukti telah mentransfer uang pendaftaran dalam naskah

Dengan mengirim naskah peserta secara otomatis terdaftar

Naskah yang telah dikirim menjadi milik penyelenggara

Pengumuman Pemenang dilaksanakan pada Tanggal 5 Oktober 2013.

Hadiah pemenang sebagai berikut:

Pemenang 1: Uang tunai Rp 300.000,-

Pemenang 2: Uang Tunai Rp 200.000,-

Pemenang 3: Uang Tunai Rp 100.000,-

Untuk naskah puisi silahkan kunjungi blog berikut http://liainikamenulis.blogspot.com/2013/08/puisi.


Puisi


Kuasa-Mu

Dengan segala kehendak-Mu
Memaksaku menerima takdir
Takdir yang tak pernah aku tahu tak pernah aku mau
Tuhan paksakan aku
Di ruang gelap berait dititipkan-Nya aku
Diberinya-Nya aku tubuh
Lalu tuhan memaksa aku menempuh kehidupan
“Takdirmu sebagai manusia”
Ingin sekali aku belari ketika terlahir
Tapi, lagi-lagi Tuhan melarang aku
Dicabut-Nya segala kuasaku
Hingga aku hanya bisa menangis dan menangis
Tak sesaat lama Tuhan menjemput aku
Ingin sekali hati ini membantah-Nya
Daya apa kuasa tiada
Surga tempatku dikosongkan-Nya
Kini telah dikembalikan-Nya